Persembahan Mengalir, Fasilitas Gereja Kian Lengkap: Wujud Iman dan Kepedulian Jemaat

Persembahan Mengalir, Fasilitas Gereja Kian Lengkap: Wujud Iman dan Kepedulian Jemaat

Sidoarjo – Semangat kebersamaan dan kepedulian jemaat terus menguat di GKJW Sidoarjo. Setelah pembangunan gedung gereja, kini bantuan kembali mengalir dalam bentuk perlengkapan ibadah, mulai dari kursi hingga meja altar.

Segenap majelis dan warga jemaat GKJW Sidoarjo menyampaikan apresiasi atas berbagai persembahan yang diberikan. Bantuan tersebut dinilai tidak hanya melengkapi fasilitas gereja, tetapi juga menjadi simbol iman dan kasih yang hidup di tengah jemaat.

Persembahan pertama berupa 21 kursi, termasuk kursi konsistori dan kursi majelis, diberikan oleh keluarga Bapak Waris Busro dan Ibu Wismaningayu.

Selain itu, bantuan lainnya datang dari Bapak Agus Budi Setyajid berupa satu meja altar serta perlengkapan ibadah berupa nampan tempat salib dan lilin.

Pendeta GKJW Sidoarjo, Pdt Noven Rudy Nataniel, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang terus mengalir dari jemaat. Ia menilai setiap persembahan menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan rohani bersama.

“Maturnuwun, salam kagem keluarga,” ucap Pdt Noven Rudy dengan penuh haru.

Ucapan syukur juga datang dari para majelis. Pnt Sutris menyebut bahwa bantuan tersebut menjadi berkat nyata bagi gereja dan keluarga yang memberi.

“Melalui keluarga Bapak Waris Busro dan Ibu Wismaning Ayu, Tuhan memberkati gereja kita. Ketenangan batin dan ketenteraman hati senantiasa dirasakan oleh keluarga besar. Amin,” katanya.

Hal senada disampaikan Pnt J. Ulianawati yang turut menyampaikan apresiasi kepada para donatur.

“Matur nuwun keluarga Wasis Busro. Salam kami untuk keluarga besar tercinta,” ujarnya.

Sementara itu, Pnt Budi Busro juga memberikan pesan motivasi agar fasilitas baru ini semakin mendorong semangat pelayanan dan ibadah jemaat.

“Selamat Hari Paskah. Semoga majelis semakin rajin beribadah dengan kursi baru,” ungkapnya.

Mengalirnya donasi ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan ketulusan hati masih terjaga kuat di tengah jemaat GKJW Sidoarjo.

Lebih dari sekadar bantuan fisik, setiap persembahan membawa pesan motivasi bahwa membangun gereja bukan hanya soal bangunan, tetapi juga tentang memperkuat iman, kebersamaan, dan pelayanan yang berkelanjutan. (ted)

Teddy Ardianto

Leave a Reply